
Pandan (Humas) Diseminasi (Dissemination) adalah suatu kegiatan yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima, dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut. Adapun tujuan diseminasi untuk menyebarkan informasi dan pengetahuan secara efektif kepada masyarakat, dengan cara yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, Kasi Bimas Katolik Tapanuli Tengah Erwin Silalahi, S. Ag. mengadakan acara Diseminasi Aksi Perubahan yang menekankan pengoptimalan Eviden E-Kinerja Guru Pendidikan Agama Katolik melalui Cloud Stroge di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli tengah (11/9/2024).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Julsukri Mangandar Limbong, S. Ag. M.M. dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan betapa pentingnya memberi dan menerima informasi untuk menambah pengetahuan terutama di zaman Informasi dan Teknologi (IT) sekarang ini. Diseminasi ini seyogiyanya dimanfaatkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, secara khusus oleh para Guru Pendidikan Agama Katolik di dalam mengoptimalkan Eviden E-Kinerjanya. Dan sesudah kegiatan ini, diharapkan ada perubahan yang nyata dan membawa manfaat yang baik untuk guru pendidikan agama Katolik.
Acara tersebut turut dihadiri KasubbagTu Kantor Kementerian Agama Tapanuli tengah Dr. Ismail M. Pd. Kasi Bimas Islam Bincar halomoan Siregar, Kasi Pendis Syamsul Simanjuntak dan Kasi Urusan Agama Kristen Morasi Tumanggor.
Dalam acara tersebut, Erwin Silalahi, S. Ag. banyak mengulas betapa pentingnya diseminasi aksi perubahan untuk mengoptimalkan Eviden E-Kinerja Guru Pendidikan Agama Katolik melalui Cloud Stroge. Selama ini nampak bahwa diseminasi kurang optimal sehingga pelaksanaan Eviden E-Kinerja berjalan tersendat-sendat. Pada kesempatan itu, Erwin Silalahi, S.Ag. menghimbau agar guru-guru pendidikan agama Katolik membenahi diri untuk cepat tanggap akan perkembangan informasi dan teknologi yang dengan cara itu dapat menunjang keberhasilan kinerjanya sebagai guru agama.
Para peserta acara diseminasi diikuti sebanyak 28 orang. Selain guru-guru agama Katolik juga diikuti oleh Penyuluh Agama Katolik. “Saya sangat senang dengan acara seperti ini. Kegiatan semacam ini dapat menambah wawasan dan diperkaya dengan informasi-informasi yang dapat kita gunakan dalam tugas dan karya kita sebagai guru agama”, demikian diungkapkan Yasokhi Laoli salah satu peserta. Semoga dengan acara diseminasi ini para peserta dapat melakukan pengoptimalan Eviden E-Kinerja sehingga tercipta sebuah aksi perubahan.