Kasi Urusan Agama Kristen Terima Mahasiswa Ppl Iakn Tarutung

Pandan (Humas). Kepala Seksi (Kasi) Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Morasi Tumanggor, S.Th., menerima lima orang mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruangan Seksi Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (06/03).

Mahasiswa PPL tersebut diantar langsung oleh Dosen Pembimbing mereka, Tiur Imeldawati, M.Pd.K., yang menyampaikan harapannya agar para mahasiswa dapat menjalani praktik dengan baik serta mendapatkan pengalaman yang berharga selama tiga bulan ke depan. “Kami berharap anak-anak ini bisa belajar langsung dari para penyuluh di lapangan dan memahami bagaimana pelayanan dilakukan secara nyata,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Morasi Tumanggor menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan mengapresiasi kerja sama antara IAKN Tarutung dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah. Ia menegaskan bahwa mahasiswa PPL memiliki kesempatan besar untuk mengasah keterampilan mereka dalam pelayanan dan bimbingan keagamaan. “Kami siap mendukung dan membimbing agar adik-adik mahasiswa dapat menjalankan tugas PPL dengan maksimal,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para penyuluh agama Kristen ASN yang diberikan kepercayaan untuk mendampingi mahasiswa selama masa praktik. Penyuluh diharapkan dapat menjadi mentor dalam membimbing mereka memahami tugas dan tanggung jawab seorang penyuluh agama di tengah masyarakat.

Salah satu mahasiswa PPL menyampaikan rasa syukurnya atas sambutan hangat yang diterima. Ia mengungkapkan antusiasmenya untuk belajar lebih banyak mengenai praktik penyuluhan agama di lapangan. “Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini dan berharap dapat memberikan kontribusi yang baik selama PPL berlangsung,” katanya.

Morasi menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman yang bermakna. Ia juga berpesan agar mereka memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan belajar dengan sungguh-sungguh. “Gunakan kesempatan ini untuk mengembangkan diri, karena penyuluh agama bukan hanya tentang menyampaikan ajaran, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.