
Lopian (Humas) Dalam Rangka memeriahkan Hari Santri MIN 6 Tapanuli Tengah mengadakan Apel Hari Santri Nasional 2024 dengan Tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”. Selasa (22/10) Bertempat di MIN 6 Tapanuli Tengah. Dalam Apel yang diadakan diikuti oleh WKM Kurikulum, Tata Usaha (TU) MIN 6 Tapanuli Tengah, Tenaga Pendidik MIN 6 Tapanuli Tengah yang meliputi ASN, PPPK dan GTT MIN 6 Tapanuli Tengah. Adapun kepala Madrasah tidak berhadir karena mengikuti Apel Hari Santri bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah yang diselenggarakan di Pesantren Raudhatul Hasanah 2. Yang bertindak sebagai Pemimpin apel Mualim Husin, S.Pd dan pembina Apel Mualim Adri Candra, S.Si.
Pembina Apel Hari Santri Adri Candra dalam amanahnya membacakan Sambutan Menteri Agama pada Apel peringatan hari santri Nasional 2024.
“Pada peringatan Hari Santri tahun 2024 ini kementerian Agama mengusung tema menyambung Juang Merengkuh Masa Depan. Seperti bait dari kitab Alfiyah. Menyambut Juang Merengkuh Masa depan adalah sebuah penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan Bangsa.
Menyambung juang bukan hanya berarti mengenang, tetapi juga beraksi dengan semangat yang sama dalam menghadapi tantangan zaman modern. Santri harus percaya diri karena santri bisa menjadi apa saja. Santri bisa menjadi presiden, dan kita punya presiden yang berlatar belakang santri, yaitu KH. Abdurrahman Wahid atau Gusdur.
Pada kesempatan ini saya juga hendak menegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik santri dan pesantren. Hari santri adalah milik semua golongan. Hari santri adalah milik semua elemen bangsa yang mencintai negaranya. Oleh karena itu, saya mengajak Kepada seluruh komponen bangsa, apapun latarbelakangnya untuk turut serta merayakan hari Santri.”
Selanjutnya, setelah membacakan sambutan menteri Agama tak lupa pembina Apel Adri Candra mengajak para siswa MIN 6 Tapanuli Tengah agar mengambil hal positif dari sambutan menteri Agama agar siswa tekun dan semangat dalam belajar sehingga kelak berguna bagi bangsa dan negara. Tutupnya