
Pinangsori (Humas)-Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Tapanuli Tengah mengadakan rapat internal pada Rabu 10 Desember 2025 dengan fokus utama membahas persiapan pelaksanaan ujian semester sumatif, sekaligus mengevaluasi kondisi pascabencana alam yang menimpa wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah beberapa waktu lalu.
Rapat yang dihadiri seluruh guru MIN 3 Tapanuli Tengah ini juga menyoroti dampak sosial yang dialami sejumlah tenaga pendidik, terutama guru yang terdampak langsung banjir bandang. Dalam suasana rapat yang penuh keprihatinan namun tetap optimis, pihak sekolah berupaya memastikan proses belajar dan penilaian tetap berjalan sesuai ketentuan.
Kepala MIN 3 Tapanuli Tengah, Rahmadi Tanjung menegaskan bahwa pelaksanaan ujian akan berpedoman pada regulasi resmi yang telah diterbitkan pemerintah.
“Kita mengikuti peraturan sesuai dengan surat edaran KaKanKemenag Kabupaten Tapanuli Tengah. Meski kondisi pascabencana masih dirasakan, kita tetap berkomitmen menjalankan proses pendidikan secara tertib dan sesuai aturan,” ungkapnya dalam rapat tersebut.
Selain membahas teknis ujian, rapat juga mencakup pemetaan kebutuhan guru yang terdampak bencana. Pihak sekolah berjanji akan memberikan dukungan dan pendampingan agar aktivitas pembelajaran tidak terganggu.
Dengan terlaksananya rapat ini, MIN 3 Tapanuli Tengah berharap proses pengisian Raport Digital Madrasah (RDM) semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 dapat berjalan lancar dan seluruh guru serta siswa dapat kembali beraktivitas normal meskipun masih dalam masa pemulihan pascabencana.